Untuk Kira dan Satu Malam Itu on January 21, 2018 in Sastra with No comments jemari hangat dan sebuah genggaman pipi tirus dan sentuhan di mancung hidungmu dan nafasmu yang sedekat ini, maafkan aku. aku mencintaimu sekali lagi ... 3 Februari 2017 Share: Email ThisBlogThis!Share to XShare to Facebook
0 comments:
Post a Comment