Kaligrafi emas, Allah-Muhammad.
Potret berlima setahun yang lalu. Bapak menegur, mengingatkan makanan dan kopi
sachetan kesukaannya. Scaller dan Sound from the corner ke 21. Langit yang
mendung dan Merah Putih yang berkibar malu. Hm, pengangguran berat yang punya
banyak waktu.
Mendadak Sapardi Djoko Pamono.
Pingkan-Sarwono kali kedua. Novel sastra, Cinta. Nostalgia. Kwatrin kemarin
memang tentangnya.
ada
riak di kolam ingatan
juga
mendung, bukan hujan
sebentar
lagi
sebentar
lagi, cecilia.
Cukup lama
tak menulis hal-hal "Cengeng" seperti ini. Zaman telah menggeser
segalanya. Tak hanya ketergantungan terhadap media sosial, sang penyair bahkan
sudah terlalu cengeng. Alay kata mereka. Hm, merekaaaa.
kolam
ingatan masihlah riak
hanya
saja kali ini cerah
cecilia
dan gramed
jeans
biru dan buku-buku
Waktu
selalu bisa di tarik kembali. Kedatanganmu di toko buku. Tatapanku di sela-sela rak buku. Saat kau bercerita ini itu. Aku mendengar ini
itu. Tatapan yang sudah lama kau tundukkan. Enggan bersuara, malu menyapa.
Beku. Titik beku.
Jadul.
Menulis hal-hal cengeng. Memanggil kembali waktu.