Monday, 11 February 2019

PETRIKOR (8)


Bagian ke 8 : Tuhan Memang Punya Caranya Sendiri

Baiklah. Terima kasih sudah mau membantu. Aku pergi dulu yaa. Urusan perut sudah tak bisa di tunda. Haha

Ok.
….

Tuhan memang punya cara tersendiri. Seperti hari ini. 6 bulan mencari cara untuk mengenalmu berakhir dengan kau yang justru mendatangiku. Kita bahkan menghabiskan 1 jam duduk bersama. Bercerita. Meski baru seputar tugasmu. Dan 1 keluhanku.

Seperti biasa. Rekaman suara tawamu tak mungkin kulewatkan untuk menambah deretan memori di kepalaku. Juga bau vanilla yang merebak dari tubuhmu hari ini.  Sepertinya kau menggunakan parfum baru. Tapi, aku suka. Menyenangkan. 

Ku harap, bau rokok di tubuhku tak mengganggumu. Atau tentang keluhanku yang kuharap benar-benar kau mengerti. Lewat 1 keluhan sebenarnya aku sudah berbagi tentang pribadiku. Aku seorang pengeluh. Sangat pengeluh. Terlalu banyak hal yang menurutku berjalan tak semestinya. Tapi, sudahlah. Akan kuceritakan lain kali.

Sepergimu, aku masih disini beberapa saat. Berdoa kepada Tuhan. Tak penting apa isi atau rapalannya. Hanya berdoa.
Share:

0 comments:

Post a Comment