Bagian Ke 4 : Kubakar rokokku dan membaca pesanmu sekali lagi.
Aku sedang mendengarkan lagu baru Bring Me The Horizon
ketika pesanmu masuk.
Hai. Aku petrikor. Aku punya tugas untuk mencari 5
orang diluar mahasiswa Sastra yang mau membaca puisiku dan menilainya. Sampai
saat ini aku masih kekurangan 1 orang, kau bisa membantuku? Tugasnya harus
dikumpulkan hari ini. Aku tak memaksa, jadi kau bisa menolak.
Kutatap kakiku yang berayun di atas kursi taman.
Darimana kau tahu nomorku?
Darimana keberanianmu untuk menyapaku via pesan bahkan langsung
meminta bantuan?
Sedang aku bahkan masih tertunduk ketika melihatmu. Apalagi
menyapamu. Aku malu. Aku malu. Aku tentu senang mendapat pesanmu. Itu
memudahkanku dalam usaha mengenalmu lebih jauh. Tapi aku tak tahu sejak kapan
jadi sepengecut ini hingga mengharuskan seorang wanita sepertimu mengambil
inisiatif. Aku senang tapi semua ditutup rasa kasihanku pada diri sendiri.
Kubakar rokokku dan membaca pesanmu sekali lagi.
0 comments:
Post a Comment