Usiaku 19 tahun, dia 17 tahun. Ini kisah percintaan ketiga dari tahun ke-4 kami berkenalan. Sepanjang kisah 1 dan 2 kemarin semuanya ku akhiri dalam beberapa bulan, mendapati titik jenuh yang begitu cepat menyapa, memilih berpisah dan semua berakhir, tak ada lagi aku dan dia. Ini kisah ke-3, saat ketika ku memilih dia, menggenggam 1 kunci dari 5 pintu hati yang sebenarnya sama-sama ingin ku miliki.
Aku sedang berada di ibukota provinsi, menggambar dan tergambar untuk mengakhiri kerakusan hati. Ada Cahaya yang ku tahu suka namun masih menyimpan satu gembok yang belum ku buka, ada Kira si cinta lama yang memang sayang namun masih memiliki janji setahun lagi, ada Tiem yang lagi di Kediri, ada dia yang masih di kampung namun selalu membosankan dalam hal apapun, kecuali saat bertemu dan kembali terpesona akan keluguannya, serta Gi yang baru ku kenal karena memiliki hobi yang sama. Dan akhirnya, seperti yang ku katakan di atas, aku-dia dan kisah ke-3.
Dia 17 tahun, dan tak ada gambaran dewasa apapun. Aku 19 tahun, namun selalu nampak lebih tua beberapa tahun. Ini kisah ke -3 dari 4 tahun, jalan bulan ketiga dan kami berada di barat-selatan Sulawesi, memberiku pengalaman LDR pertama, atau yang kata para radikalis katakan jomblo yang tersamarkan. Aku-dia masih seperti kisah sebelumnya, cerita membosankan, main ps 3 tanpa tombol analog, atau nonton film tanpa suara, analogi pikiran yang kalian bisa rasakan.
Sepanjang apapun ku menulis kisah ini semuanya akan kembali ke kata utama, membosankan. Dia bukanlah tipe yang cocok di ajak berdiskusi apapun, namun mencitraiku tak sejujur yang lain. Dia dengan percayanya berkata aku baik, ketika semua teman yang baru dan tak penting itu berkata munafik, dia dengan santainya membalas pesanku, ketika ku menulis panjang lebar tentang sejumlah kisah wanita lain. Dan dia, dengan santainya menerimaku, mengatakan ya pada pesan gambar tentang photoku dan secarik kertas bertuliskan I Love You, tanpa traumatik kisah 1-2 ketika ku menyapa jenuh dan memilih berlalu.
ku tau saya..hhh
ReplyDeleteJustru aneh kalau tdk tahu
Delete