Cinta saat itu buru-buru. Ku ungkapkan dan kau menyayangkan. Lalu kau menjauh dan benang perlahan terurai. Harapan kata kita pun usai. Lalu sejumlah diam. Beku.
Kita berbagi tatap di beberapa kesempatan. Siang terik dan keringat di dahi. Malam suntuk dan kau pura-pura mengamati. Koneksi mata. Sirat rasa.
Lalu benang ku tarik kembali. Samakah arti yang ku terjemahkan? Lalu apa yang kau tulis di biodata maya?
Kopiku ku teguk habis. Dan kau pergi bersama tanda tanya yang nyata. Benarkah kita menerjemahkan rasa yang sama?

0 comments:
Post a Comment