Entah efek hujan yang membawa dingin, atau dinihari yang mengembalikan waktu. Apa kabar bingkisan di belasan kesekianmu? Terselipkah ia di lemari pakaianmu? Masih terbungkuskah ia di balik semrawut bungkus kado? Atau justru kebasahan dan tergelak entah di tong sampah yang mana? Tak kulisankan jua. Toh setiap ku melihatmu kau menunduk bisu dan ceria selewatku. Pura-pura kau, ku pura-pura tak tahu.
Hanya saja selalu lucu jika melihat ekspresimu. Senyum yang tertahan. Atau justru imaji limanasa. Aku terlalu sering mengintipmu via layar kecil hingga lupa pertanyaan dari pernyataanku belum juga terjawab. Akh, sudahlah. Terlanjur beku. Teman-temanmu juga terlanjur tahu. Begini saja. Berperan. Lakonkan. Pura-pura tak tahu kalau kita sedang berpura-pura.
0 comments:
Post a Comment